* Broadcastindo.com

Custom Search
Penyedia Layanan Hosting dan Domain Ponorogo

Komunitas Online Terbesar di Ponorogo

Author Topic: Bawa Onthel, Jumpai Pak Presiden  (Read 832 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline admin pozone

  • Administrator
  • *****
  • Posts: 56
  • Reputation: +28/-3
  • Gender: Male
  • Hidup adalah kebersamaan!!!
    • Liat koleksi Photography ku.
Bawa Onthel, Jumpai Pak Presiden
« on: September 16, 2010, 08:20:58 AM »
JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk ketiga kalinya Wibowo (43) datang bersilaturahim ke Istana Negara dalam rangka open house Lebaran. Kali ini, dia datang bersama putranya, Dimas, dan sepeda onthelnya yang unik.

Kedatangan Wibowo dan sepeda onthelnya mencuri perhatian para warga yang sudah berkerubung di depan pintu gerbang Istana Negara, Jumat (10/9/2010), sejak pagi. Pasalnya, sepeda onthel Wibowo dilengkapi hiasan-hiasan dari kuningan di sekujur rangkanya. "Ini sepedanya khusus didatangkan dari Ponorogo. Saya mau ketemu sama Pak Presiden," katanya kepada Kompas.com.

Pakaian Wibowo pun terbilang unik, mengingatkan siapa pun yang melihatnya ke masa lampau. Pakaiannya seperti kaum bangsawan pribumi pada zaman kemerdekaan dengan topi khas meneer-meneer Belanda. Di bagian kerahnya terdapat dua pin bergambar bendera Indonesia.

"Saya ingin menyampaikan kepada Pak Presiden kalau nasionalisme bangsa ini sudah mulai pudar. Bagaimana tidak? Di sekolah sudah tidak diajarkan rasa memiliki bangsa dan negara," ungkapnya berapi-api.

Bagi Wibowo, cara berpakaian yang demikian serta sepeda onthel yang dibawanya menjadi perlambang harapannya akan tumbuhnya nasionalisme. Dia berharap Presiden SBY turun tangan dalam hal ini.

Sementara itu, lalu lintas di Jalan Majapahit menuju Monas tampak padat karena ratusan warga sudah menumpuk di depan pintu gerbang berikut sejumlah kendaraan roda dua. Tak hanya duduk-duduk di trotoar, warga juga menduduki pembatas lajur yang berada di seberang pintu gerbang.

Open house baru akan dimulai pada pukul 14.00. Di dalam kawasan Istana sudah disiapkan pula sejumlah tenda dan ratusan kursi lipat untuk siang nanti.
Editor: Glori K. Wadrianto