Ponorogo Komunitas Online

Berita Zone => Ponorogo Berita Terkini => Opini Masyarakat => Topik dimulai oleh: admin pozone pada September 19, 2013, 02:00:08 am

Judul: Kembali ke Reyog
Ditulis oleh: admin pozone pada September 19, 2013, 02:00:08 am
Reog iku slogan e Ponorogo.
Reyog iku kesenian e Ponorogo.
Ponorogo kota REOG berarti Resik Endah Omber Girang Gumirang.

Ponorogo kota Reyog berarti daerah dimana kesenian itu berasal.
(http://sphotos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-prn2/q71/1185124_10151875606355729_752585280_n.jpg)

Wacana REOG dipopulerkan oleh Bupati Ponorogo pada masa jabatan Markum Singodimedjo. Ponorogo disaat kepemimpinan beliau, hampir seluruh warga diwajibkan untuk memasang slogan REOG pada dinding rumah. Bahkan program tersebut berkembang dengan stiker REOG yang dibagikan oleh perangkat desa.
Nah, mungkin karena 'konspirasi' pada saat itu dapat merubah pemahaman kesenian tersebut dengan nama REOG. Istilahnya, generasi sekarang lebih kenal dengan REOG.
Sedangkan pada generasi dulu, pasti akan menyebutnya Reyog. Karena memang tersebut asli dan sudah turun menurun dari generasi sebelumnya. Jika saat ini ada yang mengartikan/menjelaskan dengan kepanjangan dari REYOG, kami yakin itu adalah salah satu cara pengenalan kepada generasi muda untuk lebih cepat memahami tentang kesenian yang luar biasa ini.

Sekarang, bagaimana dengan sedulur?
REYOG dan REOG adalah istilah dari kota PONOROGO. Keduanya mempunyai ruang dan maksud berbeda dan saling berkaitan...


Mari kenali sejarah kota Ponorogo dengan segala macam isinya.

SALAM DAMAI.
#pard
*Sumber gambar : buku REYOG PONOROGO. Hartono. Dep. P&K Jakarta - 1980.