* Broadcastindo.com

Custom Search
Penyedia Layanan Hosting dan Domain Ponorogo

Komunitas Online Terbesar di Ponorogo

Penulis Topik: Tasyakuran Bapeluh Kab. Ponorogo  (Dibaca 2411 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline admin pozone

  • Administrator
  • *****
  • Tulisan: 52
  • Reputation: +28/-3
  • Jenis kelamin: Pria
  • Hidup adalah kebersamaan!!!
    • Liat koleksi Photography ku.
Tasyakuran Bapeluh Kab. Ponorogo
« pada: Agustus 10, 2010, 11:39:30 am »
Tasyakuran Bapeluh Kab. Ponorogo dengan Pagelaran Wayang Kulit    Memperingati 2 tahun Bapeluh Ponorogo pada tanggal 31 Juli 2010  telah diadakan Tasyakuran dengan menyelenggarakan ruwatan dan pagelaran  wayang kulit oleh 2 (dua) dalang Ki Suyono dari Wonogiri dan Ki Bowo  Mudo Sudarsono Bin Mantep Sudarsono dengan mengambil cerita  “SEMAR/ISMOYO MBANGUN KAYANGAN“, yang dihadiri oleh ± 1.500 orang dari  Pejabat Birokrasi, Bupati, Muspida, DPRD, Muspika, Gapoktan, KTNA,  Poktan, semua Penyuluh Pertanian dan masyarakat Ponorogo pada umumnya.
Tasyakuran ini dirasa penting karena prestasi kegiatan penyuluhan  pertanian dalam 2 tahun terakhir antara lain : Meningkatnya kesadaran  petani untuk berorganisasi dalam pemecahan masalah dan pengembangan  agribisnisnya yang terhimpun dalam kelompok tani dan Gapoktan. Akhir  tahun 2009 jumlah kelompok tani : 1.362 (naik 25%), Gapoktan 289 (naik  27%) dibanding tahun 2008. Makin mantapnya kelembagaan petani dengan  mulai dilengkapinya AD, ART dan akte pendirian kelompok tani dan  Gapoktan oleh notaris dan dikelola seperti manajemen koperasi.
Tumbuh dan berkembangnya unit keuangan mikro sebagai unit usaha  Gapoktan dan kelompok tani dalam penyediaan modal agribisnis. Ditandai  dengan berprestasinya di tingkat Nasional Gapoktan Rukun Makmur Desa  Pohijo Kec. Sampung dalam Program PUAP. Meningkatnya kemampuan dan  keterampilan pengurus kelompok tani dan Gapoktan dalam akses tambahan  modal melalui program Kredit Ketahanan Pangan dan Energi.
Terbangunnya usaha kemitraan antara kelompok tani & Gapoktan  dengan stake holders, antara lain : PT. BRI Cabang Ponorogo dalam  penyediaan modal agribisnis (Program KKP-E); PT. Petrokimia Gresik  dalam penyediaan modal dari sebagian keuntungan perusahaan; PT. Global  Inti Cemerlang dalam pengkajian penggunaan PPC; CV. Alam Lestari dalam  pupuk organik; PT. Komposindo dalam penyediaan pupuk organik asal  sampah kota.
Meningkatnya kesadaran penggunaan pupuk organik oleh petani dalam  upaya pengembalian kesuburan lahan ditandai makin banyaknya pupuk  organik diperdagangkan dari hasil kelompok tani atau petani perorangan.  Makin meningkatnya susu kedelai diperdagangkan oleh home industri rumah  tangga sebagai hasil pelatihan sejumlah 125 unit melalui program P4K.
Bersama Dinas Pertanian Kab. Ponorogo berhasil membina kelompok tani  & Gapoktan berprestasi Tingkat Nasional/Propinsi yaitu : Gapoktan  Rukun Makmur Ds. Pohijo Kec. Sampung Peringkat Nasional; Kelompok Tani  Tani Makmur Ds. Mojorejo Peringkat I Propinsi Jawa Timur Agribisnis  Kedelai; Kelompok Tani Sido Makmur Ds. Ngrayun Peringkat I Propinsi  Jawa Timur Agribisnis Jahe.
Kelompok Tani Barokah Ds. Ngunut, Peringkat I Propinsi Jawa timur  Agribisnis Padi; Kelompok Tani Tani Mulyo Ds. Binade, Peringkat II  Propinsi Jawa Timur Agribisnis Jahe; Kelompok Tani Sri Tani Ds.  Mojomati, Peringkat III Propinsi Jawa Timur Agribisnis Kedele; Kelompok  Tani Tani Makmur Ds. Mojorejo maju dalam penilaian Tingkat Nasional,  telah dinilai 21 Juli 2010; Menghasilkan Penyuluh Pertanian Teladan Tk.  Propinsi Jawa Timur Peringkat I Th. 2009 yaitu Marsudi, SP.
Sumber : sinartani.com/nusantara/tasyakuran-bapeluh-kab.-ponorogo-dengan-pagelaran-wayang-kulit-1281328464.htm